Selasa, 12 Juni 2012

Ayam yang Punya Telor, Sapi yang Tersohor

MOUNT EVEREST

Setelah Sir Edmund Hillary kembali dari puncak Mount Everest (gunung tertinggi di dunia), hampir semua reporter dunia berebut mewawancarai Sir Edmund Hillary, dan hanya ada satu reporter yang mewawancarai Tenzing Norgay, pemandunya. Berikut cuplikannya :

Reporter: "Bagaimana perasaan Anda dengan keberhasilan menaklukkan puncak gunung tertinggi di dunia?"

Tenzing Norgay: "Sangat senang sekali"

Reporter: "Anda kan seorang Sherpa (pemandu) bagi Edmund Hillary, tentunya posisi Anda berada di depan dia! Bukankah seharusnya Anda yang menjadi orang pertama yang menjejakkan kaki di puncak Mount Everest?"

Tenzing Norgay: "Ya, benar sekali. Pada saat tinggal satu langkah mencapai puncak, saya persilakan dia (Edmund Hillary) untuk menjejakkan kakinya dan menjadi orang pertama di dunia yang berhasil menaklukkan Puncak Gunung Tertinggi di dunia".

Reporter: "Mengapa Anda lakukan itu?"

Tenzing Norgay: "Karena itulah IMPIAN Edmund Hillary, bukan impian saya. Impian saya hanyalah berhasil membantu dan mengantarkan dia meraih IMPIAN-nya".

________

Di sekitar kita, banyak sekali orang seperti Sir Edmund Hillary dan Tenzing Norgay. Pepatah mengatakan, "Bila Anda hendak jadi pahlawan, harus ada yang bertepuk tangan di pinggir jalan".

Di dunia ini, tidak semua manusia berkeinginan dan memiliki impian seperti Sir Edmund Hillary, menjadi pahlawan. Mereka ini cukup berbahagia dengan memberikan pelayanan dengan membantu orang lain mencapai impiannya. Mereka merasa cukup menjadi "orang-orang yang bertepuk tangan saja di pinggir jalan". Kadang, orang-orang seperti ini diperlakukan ibarat "telur mata sapi". Yang punya telur si Ayam, yang tersohor malah Sapi..

Sudahkah Anda menghargai, menghormati dan mengangkat orang-orang seperti Tenzing Norgay dalam tim Anda? Luar biasa!!





(co-pas dari www.facebook.com/motivator.no.1.indonesia)

Kamis, 24 Mei 2012

Humor Lirik Lagu Indonesia

Aku suka iseng ngubah-ngubah lirik lagu jadi sedikit miring (hehehe...). Berikut beberapanya yang saat ini terlintas. Nanti diupdate deh kalo udah ada lagi yang laen. share di sini dong lirik lagu kreasi kamu.


Agnes Monica - Cinta di Ujung Jalan
  Aku sangat mengenalmu
  Dulu kau tak berbuluuuu....


Judika - Aku yang Tersakiti
  Pernahkah kau mencoba
  Pergi kemana-mana
  Tidak pakai celana
  Hingga semua terpana
  
Broery -  Aku Begini Engkau Begitu
  Ibu bapakku, ayah bundaku entah ke mana
  Ingin meraba, aku tak tahu paha siapa


Armada - Buka Hatimu
  Buka kakimu
  Bukalah sedikit untukku
  Sehingga diriku bisa memasukimu



Selasa, 15 Mei 2012

Kebijaksanaanku Panjangnya 3,2 cm...

Kalau di film-film silat mandarin, karakter petapa tua (shaolin) biasanya punya alis yang panjang hingga menjuntai di samping mata. Nah, aku punya sebatang alis yang sedikit lebih panjang dari rombongannya, yang biasanya suka aku tarik-tarik pas lagi iseng.
Pagi tadi pas ditarik-tarik, alis kesayanganku itu lepas!! Yah namanya juga objek iseng, jadilah alis yang sehelai itu aku ukur dan panjangnya 3,2 cm. Hmm... jadi sepanjang itu jugalah "kebijaksanaan"-ku... heeheehe...

Selasa, 07 Februari 2012

Bila Cacti Tiba-tiba Tidak Menampilkan Graph...


Sekedar share, bila cacti tiba-tiba tidak menghasilkan gra
ph yang sebelumnya sudah dibuat dan fine, coba cek di log ('System Utilities' --> 'View Cacti Log')

Ternyata ada error berkaitan dengan database cacti:


Gambar Error Log cacti


Solusinya, masuk ke mesin cacti, lalu repair database cacti menggunakan perintah berikut:

# mysqlcheck -u root -p --auto-repair cacti

Masukkan password root mysql.
Setelah proses repair selesai, cacti pun akan berjalan normal kembali.


.fiatlux

Minggu, 19 April 2009

The Nordstrom Way

Nordstrom adalah sebuah dept. store di Amerika Serikat yang terkenal berkat "kesempurnaan" mereka dalam customer service. Berikut dua kisah legendaris mengenai bagaimana pelayanan pelanggan bukan hanya sekedar sebuah strategi bisnis bagi perusahaan ini, melainkan sudah menjadi way of life mereka.

1. Customer Always Right

Sepasang kakek-nenek mendatangi salah satu cabang Nordstrom untuk mengembalikan ban yang mereka beli karena ternyata ukurannya tidak pas sehingga tidak dapat digunakan. Terjadilah percakapan antara kakek-nenek (KN) dengan petugas customer service (CS) yang isinya lebih-kurang seperti ini:

KN: Maaf... Kami mau mengembalikan ban ini. Setelah kami coba ternyata ukurannya tidak pas.
CS (dengan ramah dan sopan): Maaf Pak, Bu. Sebelumnya saya mau tanya. Apakah ibu yakin bahwa Anda membelinya di tempat kami?
KN: Iya nak.
CS: Maaf sekali lagi. Apakah ibu yakin membelinya di cabang yang ini?
KN: Betul, kami yakin sekali karena kami selalu belanja di sini dari dulu.
CS: Baiklah kalau begitu. Mohon tunggu sebentar ya...

Sang CS kemudian mengeluarkan uang refund untuk ban yang dibawa oleh kakek-nenek tersebut, yang menerimanya dengan gembira dan segera pulang.

Apa istimewanya cerita barusan?
Nordstrom TIDAK PERNAH menjual ban di mana pun di seluruh cabang mereka!


2. Jas yang Terlambat

Seorang eksekutif dalam perjalanan bisnisnya mampir ke salah satu cabang Nordstrom untuk membeli jas. Setelah pilih-pilih, akhirnya dia memutuskan untuk membeli salah satu. Namun ukuran jas tersebut tidak benar-benar pas sehingga butuh adjustment. Si eksekutif harus berangkat lagi ke kota lain pada siang harinya karena esok pagi-pagi benar dia harus melakukan presentasi. Maka dia minta agar adjustment bisa selesai sebelum pesawatnya berangkat siang itu. Setelah dikonsultasikan dengan bagian jahit, ternyata hal tersebut tidak memungkinkan. Walau sedikit kecewa, eksekutif tersebut tidak membatalkan pembelian. Dia berkata bahwa dia akan mengambil jas tersebut besok sore saat pesawatnya transit di kota ini sebelum melanjutkan pulang ke kota asalnya. Siang itu sesuai jadwal, dia berangkat.

Keesokan harinya, pagi-pagi petugas hotel mengetuk pintu kamarnya mengantarkan sebuah paket kilat. Dengan bertanya-tanya dalam hati, dia membuka paket tersebut. Ternyata isinya adalah jas yang dipesannya disertai sebuah kartu ucapan permintaan maaf karena tidak dapat memenuhi keinginannya untuk membawa serta jas sewaktu berangkat kemarin. Saat dia mengeluarkan jas dari kotaknya, di bawahnya terdapat sebuah dasi dengan sebuah catatan kecil dari petugas yang melayaninya kemarin: "Saya memilihkan dasi ini untuk Anda. Saya lihat warnanya cocok dipasangkan dengan jas Anda. Semoga Anda berkenan."

Jumat, 30 Januari 2009

Istilah Unik Bahasa Palembang

Bahasa Palembang, menurutku, memiliki beberapa istilah yang unik dan khas hanya ada di Palembang. Di sini aku akan mencoba mendaftar sebanyak mungkin istilah atau kata dalam Bahasa Palembang yang menurutku unik tersebut. Definisi unik di sini adalah kata tersebut akan langsung mengingatkan orang yang membaca/mendengarnya kepada Palembang... hanya dari satu kata itu saja.
Ide untuk mendata istilah dan kata unik Bahasa Palembang ini aku dapat dari nick unik milik temanku Amier, yaitu meletekdewek (thanks mier... :-) Yah... mana tau daftar istilah ini dapat menjadi inspirasi bagi yang membacanya, misalnya saja untuk membuat password, memberi judul program, nama jalan, nama anak.... :-P

Orang dari luar Palembang sering menganggap bahwa kata-kata dalam Bahasa Palembang secara umum hampir mirip dengan Bahasa Indonesia, hanya huruf "a" diganti "o". Setidaknya itu yang sering "diajarkan" oleh orang Palembang kepada pendatang, khususnya dari Jakarta. Ini ga sepenuhnya salah. Aturan umumnya adalah: huruf "a" yang menutup sebuah kata diganti dg huruf "o", tetapi kata-kata yang suku kata terakhirnya berbunyi "a" tetapi huruf terakhirnya bukan "a" tidak diganti dg huruf "o".

Jadi kata "mana", "siapa", "kelapa" akan menjadi "mano", "siapo", "kelapo" dalam Bahasa Palembang. Sedangkan "cepat", "marah", "makan" tidak menjadi "cepot", "maroh", "makon". Jadi jangan bilang "belo minyok tonoh" kalau mau beli minyak tanah di warung ... :-) Apalagi kalau sampe mengubah huruf "e" pada kata "nenek" ... :-P

Blog ini bukan dimaksudkan sebagai kamus. Istilah dan penjelasan yang diberikan hanya sebatas pengetahuanku. Jadi kalau ada yang kurang tepat mohon dimaafkan dan masukannya diterima dengan senang hati :-)
  • abang = merah
  • agek / kagek = nanti
  • aguk = bisa diartikan perhatian, kepedulian
contoh: dak diaguk'i = tidak dipedulikan
  • aida(h) = artinya hampir sama dengan idih, kata seru sebagai ungkapan kekesalan
contoh: aida lamo nian = idih... lama banget
  • aman / amen = kalau
  • awak = kamu
  • bae / be = saja
  • balam = karet
  • banyu = air
  • basing = sembarangan
  • bebala(h) = bertengkar
  • beguyur = bertahap
  • belong = juling
  • bengak / bongok = bodoh
  • bontet = gemuk, gembrot
  • buntang = bangkai
  • butek = keruh
  • buyan = bodoh
  • cak / mak = seperti
  • campa(h) = hambar
  • cindo = cantik, elok
  • cogok = bisa diartikan duduk atau tunggu (nyogok = hampir sama dg nongkrong)
contoh: sudah limo jam becogok di depan rumahnyo, dio masih belum muncul jugo = sudah lima jam (duduk) menunggu di depan rumahnya, dia belum muncul juga.
  • cugak = kecele, terperangah, tidak sesuai yang diharapkan
  • dalu = larut
  • ejo = upaya (ngejoke = mengupayakan; berejo = berupaya)
  • enjuk = kasih, beri
  • galak = mau
  • galo = semua
  • gentol = gantung, gelayut (begentol = bergelayutan)
  • gerobok = lemari
  • goco = pukul (begoco = berkelahi)
  • inggut = gerak, goyang (beringgut = bergerak)
  • iwak = ikan
  • jabo = luar, depan
  • jeramba = jembatan
  • jeru = dalam
  • jingok = lihat
  • jobol = mata bulat besar
  • jolor = tinggi, jangkung
  • julak = dorong
  • kantep = tepat, jitu
  • katek = tidak ada
katek merupakan kata yang unik. bila kata lain ditambahi kata "tidak" di depannya, arti kata menjadi terbalik. tidak demikian dengan kata "katek". walau disebut "tidak katek", artinya tetap "tidak ada". bandingkan dengan kata "nihil" dan "tidak nihil".
  • kates = pepaya
  • katon = kelihatan, jelas
  • kelek = ketiak
  • kencot = pincang
  • kepor = geletak (tekepor = tergeletak)
  • ketek = perahu motor kecepatan rendah
  • kuntang = bengkalai (tekuntang = terbengkalai)
  • lanang = laki-laki
  • lantak = bisa diartikan oleh, bisa juga berarti labrak, hantam
contoh: - dio bunting lantak lanang itu = dia hamil oleh lelaki itu
- dilantak'i truk, ngapo dak mati anjing tu = dihantam truk, wajar saja bila anjing itu mati
  • lego = layang-layang kalah
  • lemak = enak
  • linyeng = bening (tapi bukan air),mulus
  • lobok = longgar
  • lolo = bodoh
  • luru = perhatian, sadar (dak keluruan = tidak menyadari [kedatangan])
  • mambu = bau (busuk)
  • masin = asin
  • medok = mengembang (kiasan=besar kepala)
  • mekut / melok = ikut
  • meletek = merekah,membuka
  • menges = terengah-engah
  • metu = keluar
  • micing / ngicing = membidik, mengincar
  • mingsil = meleset, tidak pada posisi yang tepat
  • mising = buang air besar
  • mutung = gosong, hangus
  • nak = mau, akan
  • ngames = meleleh
  • ngampuk = bersikap menantang
  • ngimbit = (mengambil) lebih secara curang
contoh: jatah libur cuma tigo hari, tapi dio ngimbit sampe seminggu = jatah libur hanya tiga hari, tapi dia libur sampai seminggu
  • ngola(h)i = menipu,mengakali,mempermainkan (keno kola = kena tipu, diakali)
  • ngotak'i = membohongi
  • ngudut = merokok
  • pacak = bisa, mampu
  • pangkeng = kamar
  • para = karet
  • parak = dekat
  • payo = ayo, mari
  • peca(h) bulu = akil balik, puber
  • peci = tembak
  • penesan = bersenda gurau, berkelakar
  • pipet = sedotan
  • pletot = keseleo, bengkok (kepletot = terkilir)
  • rai = wajah
  • reko = logo (pada layang-layang)
  • rengko = bisa diartikan habis tenaga
  • ringam = risih
  • sangkek = keranjang (sangkek asoy = kantong plastik kresek)
  • saro = susah
  • satang = batang bambu
  • sekewet = curang
  • selik = lihat
  • sengak = berbau tajam
  • sengkek = kampungan
  • sengko = tidak nyaman, risih
  • sepai / nyepai = bisa diartikan pinjam atau tilep
  • siget / besiget = bergegas
  • sudem / dem = sudah
  • sumput = sembunyi
  • tabok = tampar
  • tange = (butuh waktu) lama
  • tako'an = sok tau
  • tekak = keras kepala
  • terti = mengerti
  • tiduk = tidur
  • timbis = menyerempet, kena tipis
  • tingkik = tumpuk
  • tino / betino = perempuan
  • togok = besar, dewasa
contoh: la setogok itu, mase dak galak gawe = sudah sebesar itu masih juga tak mau kerja
  • tuja(h) = tusuk dg senjata tajam
  • tunu = sundut, bakar
  • uji = perkataan
  • uncin = pasti
  • unjal = bisa diartikan antar atau lempar
  • yasi = sah

Yah, segitu dulu deh... Belum kepikir lagi yang lain.

Komentarnya ditunggu, mana kata yang menurut kalian memang benar-benar khas Palembang ? Aku juga tertarik bila ada yang bisa ngasih tau bila ada kata-kata yang sama tapi memiliki arti yang berbeda dalam bahasa daerah lain (misalnya saja kata "uji" dalam Bahasa Indonesia artinya "coba,tes", sangat berbeda bukan dengan arti kata tsb dalam Bahasa Palembang?).



Sabtu, 24 Januari 2009

Hello World!

Hello semua!

Ini merupakan blog pertamaku.  Sudah lama pengin nge-blog, tapi ya itu... ga pernah sempet (tepatnya: ga pernah nyempetin diri... hihihi....).  Semoga ke depannya tetep rajin ;-)

Blog ini diciptakan dengan alasan yang kurang lebih sama dengan kebanyakan blog.  Ya... sekedar tempat berbagi cerita, nyampein opini, berbagi tips dan pengetahuan yang aku tahu, dsb.  Pokoknya ga ada batesan atau tema khusus.  
Aku orang Palembang. Lahir dan besar di Palembang. Sampe sekarang masih tinggal dan berkarya di kota pempek ini.  Jadi, mungkin sebagian besar isi blog-ku akan banyak berhubungan dengan kenyataan ini (doh!)

OK, yang pertama cukup di sini dulu. Sampai ketemu di post-post selanjutnya! daa...